President Resto : 7 Fakta Mangrove Indonesia Terluas di Dunia dan Peran Kita Menjaganya
Tahukah Anda bahwa Indonesia menjadi rumah bagi hutan bakau terluas di planet ini? Berdasarkan Peta Mangrove Nasional 2024, mangrove Indonesia menutupi sekitar 3,44 juta hektare, atau sekitar 20 persen ekosistem mangrove dunia. Sayangnya, kabar baik itu datang bersama kabar yang mengkhawatirkan. Hutan pesisir ini terus tergerus oleh alih fungsi lahan dan abrasi. Melalui artikel President Resto kali ini, kita membahas tujuh fakta penting tentang mangrove, dari luasnya yang mengagumkan hingga langkah sederhana yang bisa Anda lakukan.
Fakta 1: Mangrove Indonesia Terluas di Dunia
Angka 3,44 juta hektare menempatkan Indonesia di posisi teratas dunia dalam hal luas tutupan mangrove. Pemerintah menegaskan peran ini membawa tanggung jawab besar, bukan hanya bagi bangsa sendiri, tetapi juga bagi dunia.
Fakta 2: Tersebar di Papua, Kalimantan, dan Sumatera
Berdasarkan Peta Mangrove Nasional 2022, Pulau Papua menyumbang 46 persen luas mangrove nasional, Kalimantan 21 persen, dan Sumatera 19 persen. Pada tingkat provinsi, Papua memiliki lebih dari 1 juta hektare, diikuti Papua Barat sekitar 480 ribu hektare dan Riau sekitar 227 ribu hektare.
Dengan demikian, Kalimantan, pulau tempat Palangka Raya berada, menjadi salah satu penjaga utama mangrove di tanah air.
Fakta 3: Penyimpan Karbon yang Sangat Efisien
Dalam acara “Mangrove for Future” di Jakarta pada Juli 2024, seorang pejabat pemerintah menyebut bahwa setiap hektare hutan mangrove dapat menyimpan karbon 3–5 kali lipat lebih banyak daripada hutan hujan tropis. Itulah sebabnya mangrove dipandang penting dalam mitigasi perubahan iklim.
Fakta 4: Lebih dari Satu Juta Hektar Telah Hilang
Dalam empat dekade terakhir, Indonesia kehilangan lebih dari satu juta hektar mangrove akibat alih fungsi lahan, pembangunan yang tidak terkendali, dan abrasi. Di Kalimantan Barat saja, degradasi mencakup lebih dari 17 ribu hektare, termasuk hilangnya sekitar 300 hektare daratan di Kabupaten Mempawah.
Fakta 5: Tambak Udang Disebut Pemicu Kerusakan
Sebuah kolom di Detik.com memperkirakan mangrove Indonesia hilang hampir 13 ribu hektar per tahun hingga 2022. Penulisnya juga menyebut konversi lahan mangrove menjadi tambak udang sebagai sumber kerusakan yang diakui secara luas. Perlu dicatat, ini adalah tulisan opini, sehingga angka tersebut sebaiknya dibaca bersama data resmi pemerintah.
Fakta ini menghubungkan mangrove dengan piring kita. Sebagai konsumen, kita bisa lebih peduli pada asal-usul makanan laut yang kita santap.
Fakta 6: Pemerintah Menargetkan Rehabilitasi 600 Ribu Hektare
Target nasional memulihkan 600 ribu hektare mangrove hingga 2029 tercantum dalam Enhanced Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia. Pada peringatan Hari Mangrove Sedunia 2025, KLH/BPLH juga menegaskan komitmen merehabilitasi 769.824 hektare. Dalam skenario transformasional, target yang dibidik adalah tutupan mangrove sehat 3,9 juta hektar, penurunan emisi hingga 43 juta ton CO₂, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir sebesar 25 persen.
Fakta 7: Mangrove Terkelola Baik Bernilai Ekonomi Tinggi
Mangrove bukan hanya penjaga pantai. Kajian yang dikutip KLH/BPLH menunjukkan bahwa mangrove yang dikelola dengan baik dapat menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp250 juta per hektar per tahun. Artinya, menjaga mangrove dapat berjalan seiring dengan meningkatkan penghidupan masyarakat pesisir.
Cara Kita Ikut Menjaga Mangrove Indonesia
Hutan mangrove memang berada di pesisir, tetapi peran menjaganya bisa dimulai dari mana saja, termasuk dari kota yang jauh dari laut:
- Ikut kegiatan penanaman yang diselenggarakan komunitas atau pemerintah, terutama pada peringatan Hari Mangrove Sedunia setiap 26 Juli.
- Pilih makanan laut dengan bijak dan cari tahu asal-usulnya sebelum membeli atau memesan.
- Kurangi sampah plastik agar tidak terbawa ke sungai dan menumpuk di kawasan pesisir.
- Dukung ekowisata mangrove yang dikelola warga setempat.
- Bagikan informasi yang benar tentang pentingnya mangrove kepada orang di sekitar Anda.
Ketika Anda menikmati hidangan di President Resto, ingatlah bahwa setiap pilihan makanan ikut membentuk permintaan dan, pada akhirnya, ikut mempengaruhi kondisi alam kita.
Kesimpulan
Mangrove Indonesia adalah aset dunia: terluas, kaya karbon, dan penting bagi masyarakat pesisir. Namun, kehilangan lebih dari satu juta hektar dalam empat dekade menjadi peringatan keras bahwa aset ini tidak boleh dianggap remeh.
Target rehabilitasi pemerintah baru akan berhasil jika didukung kesadaran masyarakat. Mulailah dari pilihan sehari-hari yang lebih bijak, dan bagikan pengetahuan ini agar semakin banyak orang peduli pada hutan pesisir Indonesia.
Referensi
- Pulihkan 769 Ribu Hektare Mangrove: Menteri LH Konsolidasikan Aksi Nasional melalui Rakornas dan Penanaman di Mempawah. https://kemenlh.go.id/news/detail/pulihkan-769-ribu-hektare-mangrove-menteri-lh-konsolidasikan-aksi-nasional-melalui-rakornas-dan-penanaman-di-mempawah
- Menteri Lingkungan Hidup: “Dengan Dukungan Wakil Presiden, Indonesia Tegaskan Komitmen Perlindungan Ekosistem Mangrove untuk Masa Depan Bumi”. https://kemenlh.go.id/news/detail/menteri-lingkungan-hidup-dengan-dukungan-wakil-presiden-indonesia-tegaskan-komitmen-perlindungan-ekosistem-mangrove-untuk-masa-depan-bumi
- Kementerian LH dan BPLH Rehabilitasi 769 Ribu Hektare Mangrove. https://megapolitan.antaranews.com/berita/420093/kementerian-lh-dan-bplh-rehabilitasi-769-ribu-hektare-mangrove
- 21% Hutan Mangrove Dunia Ada di Indonesia, Ini 3 Provinsi Terbesar. https://katadata.co.id/ekonomi-hijau/ekonomi-sirkular/6538708fc6c13/21-hutan-mangrove-dunia-ada-di-indonesia-ini-3-provinsi-terbesar
- Mangrove di Indonesia Simpan 3 Milyar Ton Karbon, Penting Dijaga. https://lestari.kompas.com/read/2024/07/29/070000586/mangrove-di-indonesia-simpan-3-milyar-ton-karbon-penting-dijaga
- Mangrove Kita Mau Dibawa ke Mana? (kolom). https://news.detik.com/kolom/d-8033310/mangrove-kita-mau-dibawa-ke-mana
